Minggu, 21 Juli 2013

BlackBerry Pangkas Produksi Q10 dan Z10


Sejumlah retailer dan operator di Amerika Serikat (AS) memangkas harga BlackBerry Z10 dan Q10. Merespons penjualan yang lambat, perusahaan asal Kanada ini kabarnya berencana memangkas produksi kedua smartphone jagoannya tersebut. 

Sebelumnya, BlackBerry juga memang sudah memangkas harga Z10 di AS dengan diskon cukup signifikan. Analis Stuart Jeffrey dari Nomura Equity Research mengungakpan pendapatnya, mengenai kemungkinan keputusan yang akan diambil BlackBerry saat ini. 

"Kita tahu bahwa BlackBerry akan merilis BlackBerry A10 musim gugur ini. BlackBerry menyebutkan hal-hal seperti ini adalah bagian dari siklus manajemen yang normal. Namun memangkas harga sebelum produk baru keluar tampak sebagai sesuatu yang aneh," ujarnya seperti dikutip detikINET dari Into Mobile, Minggu (21/7/2013). 

Menurutnya, tak punya cukup banyak aplikasi dan ketinggalan sejumlah aplikasi kunci juga menjadi masalah bagi BlackBerry. Ada dua pilihan bagi BlackBerry. Pertama, mereka bisa terus berupaya meningkatkan ekosistem, mengembangkan perangkat, dan mencoba menutup jurang dengan ponsel Android dan iPhone. 

"Kemungkinan lain adalah mempromosikan keamanan yang menjadi andalannya untuk menawarkan aplikasi bisa dijalankan di Android dan iPhone. BlackBerry bisa menjadi perusahaan yang lebih bergerak pada layanan ketimbang hardware," sebutnya. 

Sementara itu, Peter Misek, analis lain dari Jefferies & Co melaporkan bahwa produksi kedua tipe ponsel cerdas BlackBerry itu telah berkurang hingga mencapai total penjualan hanya 1 juta unit per bulan.

BlackBerry Z10 dan Q10 merupakan handset pertama yang menggunakan operating system (OS) BlackBerry 10, disusul dengan munculnya ponsel BlackBerry 10 versi murah, BlackBerry Q5.

Dikatakannya, jika BlackBerry benar-benar memangkas produksi BlackBerry Z10 dan Q10, hal ini akan berpengaruh buruk pada ponsel cerdas yang selanjutnya akan meluncur, BlackBerry A10.


Mau lihat koleksi boneka boneka lucu ?
Langsung aja klik link dibawah :)

BlackBerry yang Makin Indonesia


Demi mempertahankan pangsa pasarnya di Indonesia, BlackBerry terus memperkuat diri dengan menempatkan sejumlah eksekutif lokal untuk mengisi posisi strategis yang tersedia. Alasannya, orang asli Indonesia tentu lebih paham bagaimana mengkondisikan pasar di dalam negeri.

Setelah posisi Managing Director di BlackBerry Indonesia dipercayakan kepada orang lokal, Maspiono Handoyo, kini posisi Director Government Relations juga telah diisi oleh Kusuma Lienandjaja, mantan eksekutif dari Ericsson Indonesia.

Sementara untuk posisi Director Of Distribution, BlackBerry merekrut R. Andi K. Utomo, mantan eksekutif Samsung. "Kami masih kosong untuk posisi Marketing Director, dan itu juga akan diberikan ke orang Indonesia," katanya saat ditemui akhir pekan.

Sementara untuk posisi kepala divisi humas telah lama diemban oleh Yolanda Nainggolan, yang sebelumnya di Nokia Siemens Network dan Smartfren Telecom. Praktis, hanya Andrew Cobham saja yang non-pribumi di BlackBerry Indonesia. Cobham yang asli Kanada, sebelumnya lama menjadi bos Motorola Indonesia.

Kontribusi Lokal

Tak hanya memberikan ruang bagi orang Indonesia, Maspiyono mengungkapkan, BlackBerry juga telah memberikan kontribusi signifikan bagi Pendapatan Domestik Bruto (PDB) Indonesia jika merujuk riset McKinsey Mei 2012 yakni sekitar USD 2 miliar.

"Bagi saya kontribusi terbesar dari BlackBerry itu adalah perangkat dan layanannya. Bayangkan berapa peluang bisnis dibuka dengan adanya BlackBerry dan silahturahim tak terputus berkat perangkat ini," jelasnya.

Dikatakannya, BlackBerry terus memberikan perhatian kepada ekonomi kreatif dengan menggelontorkan dana sekitar USD 5 juta untuk BlackBerry Innovation Center di ITB Bandung dan memberikan ruang bagi 4 ribu aplikasi yang dikembangkan oleh 1.500 developer di BlackBerry 10.

Bahkan, BlackBerry juga diklaim Maspiyono telah menggunakan perangkat keras buatan asli Indonesia dalam produknya. Komponen tersebut antara lain seperti baterai, motor untuk notifikasi getaran (vibrate), pengubah zona waktu (time zone change), serta headset untuk headphone.

Pabrik komponen ini beradai di Cileungsi dan Batam. Komponen-komponen tersebut kemudian diimpor kembali ke sejumlah pabrik perakitan BlackBerry di mancanegara, mayoritas ke Hungaria, Taiwan, dan Meksiko.

Hal yang mengejutkan adalah ternyata dari 120 ribu aplikasi yang tersebar di BlackBerry World, sekitar 85% di antaranya ternyata hasil seleksi dan verifikasi dari tim BlackBerry Indonesia yang berkantor di Bali. "Pusat verifikasi aplikasi ini sudah lama di Indonesia, tapi baru kami umumkan sekarang," katanya.

Diungkapkan, saat ini ada sekitar 30 orang karyawan BlackBerry di Bali yang tugasnya untuk menyeleksi aplikasi tersebut. Jumlah SDM ini kemungkinan akan ditambah setengahnya lagi September mendatang.

Perbaiki Komunikasi

Sementara dipaparkan Kusuma, BlackBerry akan memperbaiki serta menambah intensitas komunikasi dengan para pemangku kepentingan di Indonesia agar tidak terjadi konflik kesalahpahaman ketika terjadi gangguan layanan.

"Intinya kami harus sering berkomunikasi. Kita harus paparkan secara jelas posisi dan layanan perusahaan agar tak terjadi salah persepsi," katanya.

Berkat komunikasi yang mulai lancar dengan pemerintah, lanjutnya, masalah yang tadinya sepertinya menakutkan bisa diatasi. "Wacana sanksi kemarin setelah kita paparkan masalahnya, bisa dimengerti oleh Kominfo. Kami akan lebih intens berkomunikasi dan memberitahu pemerintah lebih cepat setiap ada masalah," papar Kusuma.

Maspiyono mengatakan, penyebab gangguan jaringan saat itu dikarenakan ada konfigurasi yang salah dan komponen yang gagal saat BlackBerry melakukan upgrade sistem untuk maintenance jaringan. Dalam prosesnya terjadi salah konfigurasi sehingga sistem tidak berjalan dengan baik, dan hanya terjadi di Indonesia. 

Seperti diketahui, layanan BlackBerry Internet Service (BIS) sudah sering kali tumbang. Tercatat bahkan sampai lima kali. Hal itu mendorong Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) untuk mengaji formulasi terbaik dengan mengusulkan sanksi denda bagi BlackBerry jika jaringannya kembali tumbang 

Saat ini BlackBerry memiliki sekitar 80 juta pelanggan di seluruh dunia, dimana 15 juta di antaranya datang dari Indonesia. Di Indonesia BlackBerry bermitra dengan tiga distributor resmi, yakni TAM, Comtech, dan SCM.

Melalui kerja sama itu, telah dibangun 56 lokasi BlackBerry Expert Center di beberapa kota besar di Indonesia. Sementara operator yang menjadi mitranya, antara lain Telkomsel, Indosat, XL Axiata, Hutchison 3 Indonesia, Axis Telecom, dan Smartfren Telecom.


Mau lihat koleksi boneka boneka lucu ?
Langsung aja klik link dibawah :)

Wujud Memikat Moto X, Android Jagoan Google


Google memastikan akan memperkenalkan secara resmi ponsel jagoannya, Moto X pada tanggal 1 Agustus. Berbagai bocorannya sudah bertebaran, termasuk seperti apa wujudnya. 

Sebuah bocoran yang didapatkan @evleaks, akun Twitter yang selama ini biasa memposting bocoran gadget, memperlihatkan seperti apa Moto X. Desainnya terlihat lumayan menarik.

Dilaporkan, ponsel ini akan hadir dalam ukuran layar 4,5 inch, sedangkan prosesornya mengandalkan Snapdragon MSM8960T dari Qualcomm dengan teknologi dual core 1,7 GHz. Adapun kapasitas RAM sebesar 2 GB.

Beralih menuju sektor penyuplai daya, Moto X konon mengandalkan baterai berkapasitas 1500 mAh, yang ditopang oleh penutup baterai bermaterial kevlar pada bagian belakangnya.

Android 4.2.2 Jelly Bean dipercaya Google dan Motorola sebagai sistem operasinya, dipadukan dengan fitur'always-on listening' yang memungkinkan pengguna melakukan perintah suara tanpa harus menyentuh Moto X.

Untuk menjalankan fitur ini, pengguna harus mengaktifkan lewat setting. Layaknya Siri--yang harus mengucapkan kata sandi 'Hi Siri' terlebih dulu, perintah pertama yang harus diucapkan adalah 'Ok Google Now', namun tanpa harus menekan tombol apapun.

Google telah membeli Motorola Mobiloity senilai USD 12,5 miliar dan Moto X akan menjadi ponsel Motorola pertama yang digarap serius oleh raksasa mesin cari online tersebut. Demikian seperti dikutip detikINET dari Venture Beat, Senin (22/7/2013).


Mau lihat koleksi boneka boneka lucu ?
Langsung aja klik link dibawah :)

Selasa, 16 Juli 2013

'HTC One' Dibanderol Rp 2,1 Juta


China memang gudangnya barang tiruan yang dijual dengan harga bak bumi dan langit dengan model aslinya. Seperti halnya HTC One abal-abal yang beredar di negeri tirai bambu tersebut.

Sekilas, Anda dijamin tidak akan bisa membedakan mana HTC One yang asli dan mana yang palsu alias KW. Karena keduanya, bahkan bila disejajarkan mempunyai bentuk nyaris sama, bahkan boleh dibilang bak kembar identik apalagi sama-sama mengusung OS Android.

Fisik boleh mirip, namun soal spesifikasi jelas beda. Asalkan, jeli pengguna akan menemukan beberapa perbedaanya. Seperti yang ditemukan dan dikupas oleh Engadget dan dikutip detikINET, Rabu (17/7/2013).

Pertama, dilihat dari sisi resolusinya, HTC One asli mempunyai kerapatan pixel 1920x1080, sedangkan yang palsu hanya 1,280 x 720. Saat dipegang, HTC One jadi-jadian ini akan terasa sedikit ringkih, karena berbahan plastik.

Mengenai jeroaannya pun ditelusuri lebih jauh. Hasilnya prosesor HTC One palsu disematkan MediaTek MT6589 1,2 GHz quadcore, sedangkan Qualcomm Snapdragon 600 dengan 1.7 Ghz Quadcore. Sementara RAM, sama-sama 2GB.

Bila HTC One asli hadir dengan kamera 4 ultrapixel dan 2 megapixel di bagian depan, maka si palsu hadir dengan kamera hanya 8 megapixel sedangkan bagian depannya tidak diketahui pasti.

Bagi pengguna yang ingin memiliki HTC One namun mempunyai keterbatasan dana, HTC One aspal yang satu ini mungkin saja jadi pertimbangan sebagian orang. Apalagi harganya hanya USD 210 atau sekitar Rp 2,1 juta.


Bingung mau ngasih kado apa? klik aja link dibawah

Senin, 15 Juli 2013

Tifatul: Internet Indonesia Belum Kiamat!


Menkominfo Tifatul Sembiring menilai dampak dari vonis pengadilan Tipikor dalam kasus penyalahgunaan frekuensi 3G oleh Indosat Mega Media (IM2) tidak serta-merta membuat industri internet di Indonesia langsung kiamat.

"Tidak, tidak. Internet kita belum kiamat. Tak mungkin juga kita stop semua internet," tegasnya semalam saat ditemui usai berbuka puasa bersama di rumah dinasnya, Jakarta, Senin (15/7/2013). "Proses perizinan juga akan jalan terus. Kalau ada izin baru kita proses sesuai hukum," lanjutnya.

Pernyataan menteri menanggapi kekhawatiran tentang dampak dari kasus IM2. Seperti diketahui, vonis denda Rp 1,3 triliun dan penjara empat tahun bagi mantan dirutnya, Indar Atmanto, bikin para penyedia jasa internet (ISP) ketar-ketir.

Kasus ini juga dikhawatirkan menimbulkan efek domino luar biasa terhadap layanan internet. Ujung-ujungnya, pola kerja sama ISP dan penyedia jaringan bisa dianggap ilegal, dan internet Indonesia jadi kacau balau.

Tifatul mengaku memahami keresahan di kalangan industri ISP. Namun demikian, ia menegaskan tetap akan menghormati putusan pengadilan. "Kita prihatin, tapi kami menghormati putusan majelis hakim di Tipikor," katanya.

Ia juga menegaskan bahwa para pengusaha ISP tidak perlu terlalu khawatir kasus ini akan berimbas pada penangkapan mereka. "Semua kan ada aturannya, lagian keputusan mengenai Indosat dan IM2 ini beluminchraht, belum final. Masih ada banding ke pengadilan tinggi," ujarnya.

Sementara Ketua Umum Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) Sammy Pangerapan mengatakan ada 16 ISP dan lima operator yang memiliki kerja sama identik seperti Indosat dan IM2.

"Harusnya kalau kasus ini dianggap kejahatan korporasi, semua yang mengetahui dari atas sampai bawah kena semua dong. Komisaris juga kena, karena dia mengetahui," sesalnya.



Lagi cari boneka lucu buat kado?
Langsung aja capcus ke 

Kamis, 11 Juli 2013

Ini Spesifikasi Nokia Lumia 1020


Nokia menyibak tabir kehadiran Windows Phone berkamera 41 megapixel bernama Lumia 1020. Tidak hanya soal resolusi kamera, ada spesifikasi lain yang layak untuk dilirik dari ponsel ini.

Memang dengan resolusi sebesar itu akan membawa Lumia 1020 ke segmen fotografi yang lebih jauh. Hal tersebut diungkapkan langsung oleh CEO Nokia Stephen Elop.

"Nokia Lumia 1020 akan memberikan arti baru bagi fotografi dan melanjutkan kekuatan kepempinan Nokia dalam hal imaging," sebut CEO Nokia, Stephen Elop.

Seperti apa desain dan spesifikasi Nokia Lumia 1020? Mari kita telusuri, sepertidetikINET rangkum dari situs resmi Nokia, Jumat (12/7/2013).


RajaBoneka.com

Rabu, 10 Juli 2013

Ide Gila Samsung Tentang Smartphone Masa Depan


Diam-diam Samsung mempunyai ide gila tentang konsep dari smartphone masa depan. Unik, nyeleneh dan futuristik gambaran yang cocok untuk konsep ini.

Dalam sebuah konferensi Venturebeat MobileBeat, Samsung memamerkan kepada audiens sebuah video yang menunjukkan prototipe ponsel besutannya di masa depan.

Unik dan nyeleneh karena dalam video itu ditampilkan bagaimana perangkat bisa menjadi phablet dan smartphone dalam satu waktu. 

Hal yang sepertinya mustahil karena saat dalam posisi menjadi phablet, maka layar dapat ditekuk ke belakang kemudian berubah menjadi smartphone kembali.

Dalam video amatir ini juga ditunjukkan bagaimana konsep smartphone mempunyai bodi yang sangat tipis dengan lapisan bezel yang nyaris tidak ada.


Mau lihat koleksi boneka lucu ?
Langsung ke RajaBoneka.com aja

Minggu, 07 Juli 2013

Ini Penampakan Utuh iPhone Versi Murah


Kehadiran iPhone versi murah semakin jelas dengan penampakan foto yang diklaim adalah produk dari Apple tersebut. Seperti yang ramai diperbincangkan, ini bentuk utuh iPhone versi murah.

Foto yang di-upload blog Techdy tersebut memamparkan dengan jelas bagaimana rupa dari iPhone versi murah tersebut. Dari warna-warni yang kabarnya bakal dihadirkan, blog ini memperlihatkan versi putih dari iPhone ini.

Dikutip detikINET dari Business Insider, Senin (8/7/2013), sekilas iPhone versi murah ini mirip dengan iPod Touch generasi kelima. Termasuk ukuran layar yang mencapai 4 inch.

Dari foto yang ditampilkan, memang tidak diketahui seperti apa nanti bahan digunakan untuk iPhone versi murah tersebut. Tapi ada dua kemungkinan, berbalut plastik atau polycarbonate.

Selain itu, bodi diusung oleh iPhone murah ini tak terlalu tebal namun juga tidak tipis-tipis amat. Warna putihnya dibalut hingga ke bezel di pirantinya.

Selebihnya memang tidak ada perubahan yang berarti antara iPhone 5 atau iPod Touch generasi kelima, seperti kabel lightning, speaker di bawah, kamera dan lain sebagainya.


Belum ada tanggapan dari pihak Apple mengenai foto penampakan perangkat yang beredar luas tersebut.


Toko Boneka Online Terbesar di Indonesia
RajaBoneka.com

Kamis, 04 Juli 2013

BlackBerry Q5 Mulai Bermunculan di Indonesia, Harganya?



BlackBerry Q5 memang belum resmi dipasarkan di Indonesia. Namun handset dengan platform BlackBerry 10 versi hybrid Qwerty touch screen ekonomis ini mulai banyak dipasarkan di sejumlah pusat perbelanjaan elektronik di Jakarta.

Di mal Ambassador, Jakarta, misalnya. Q5 sudah mulai dipasok oleh para distributor paralel impor. Tidak seperti Z10 dan Q10 yang sempat dijual mahal di atas Rp 10 juta, ponsel ini cuma dihargai Rp 5 juta sampai Rp 5,2 juta.

"Kita nggak berani jual mahal-mahal, karena cuma seri Curve. Lagi pula stoknya banyak, garansi distributor," ungkap salah satu pedagang ritel di pusat perbelanjaan elektronik itu kepada detikINET, Kamis (4/7/2013).

Q5 sendiri telah mulai dipasarkan di berbagai negara dunia sejak akhir bulan lalu. BlackBerry hari ini juga tengah merilis Q5 di Malaysia. Sementara di Indonesia, perkiraannya handset ini baru akan masuk sekitar Agustus mendatang.

President Director & CEO Indosat Alexander Rusli saat ditemui beberapa waktu lalu usai peluncuran Q5 di acara BlackBerry Live 2013, di Orlando, AS, mengatakan Q5 akan dibundel dengan kartu perdana Indosat di kisaran harga Rp 4,2 juta.


Sumber: http://inet.detik.com/read/2013/07/04/143552/2292611/317/blackberry-q5-mulai-bermunculan-di-indonesia-harganya?topnews


Nyari boneka panda yang lucu? silakan klik link dibawah

Di Kandang Samsung, iPhone Lebih Memuaskan



Sebagai produk dalam negeri, Samsung sudah sewajarnya menjadi pilihan utama bagi warga Korea Selatan. Tapi soal kepuasaan, masyarakat negeri ginseng ini ternyata punya selera yang cukup mengejutkan.

Dari survei yang dilakukan terhadap 44.168 pemilik smartphone di Korea Selatan, ternyata soal tingkat kepuasaan untuk penggunaan iPhone berada di level teratas dibandingkan dengan smartphone Samsung, bahkan LG sekalipun.

Seperti detikINET kutip dari 9to5mac, Jumat (5/7/2013), survei itu menyebutkan tingkat kepuasaan dari pengguna iPhone di Korsel mencapai 52%. Sementara, dua bersaudara Samsung dan LG yang mendominasi penjualan di negara K-Pop ini hanya menempati posisi kedua dengan tingkat kepuasaan 50% dan 44%.

Tak hanya soal kepuasaan terhadap ponsel yang digenggam, warga Korsel juga menyatakan bahwa pelayanan perbaikan after sales services dari iPhone lebih responsif ketimbang Samsung atau LG. 

Ini hasil yang tidak terlalu mengejutkan, karena dari survei JD Powers dengan masalah yang sama, iPhone berhasil menduduki peringkat pertama dalam kurun waktu sembilan tahun soal tingkat kepuasan.


Mau beli boneka panda jumbo yang LUCU, langsung aja klik link dibawah ini ^_^

Rabu, 03 Juli 2013

BlackBerry Messenger Pending!




Jaringan BlackBerry dilaporkan kembali bermasalah. Para pengguna mengeluhkan tak bisa menggunakan fasilitas BlackBerry Messenger (BBM) dan browsing di layanan vendor asal Kanada itu.

Keluhan soal gangguan ini tak hanya dilontarkan satu dua pengguna. Di media sosial, suara kekecewaan pengguna berkicau sahut-sahutan.

"Uda bbm yg itu naik harganya, eh ini lagi satunya bbm ikut2'an pake server pending sgala. Bikin ribet kerjaan. Dasar Indonesia," ujar seorang pengguna BlackBerry di Twitter.

"Ini providernya yg lg pending atau emg bbm yg lg error sih bzzzz," timpal pengguna lainnya.

Saat dijajal detikINET, BBM memang tidak bisa dioperasikan dengan normal. Pesan yang dikirimkan tak ada notifikasi 'D' (Delivered) atau 'R' (Received). Cuma tanda centang. Ini diuji menggunakan layanan BlackBerry beberapa operator.

Pihak BlackBerry Indonesia sendiri belum memberi klarifikasi soal isu teknis ini. Saat coba dihubungidetikINET, juru bicara BlackBerry Indonesia susah dijangkau.


Selasa, 02 Juli 2013

Harga SIM Card Bakal Melonjak Rp 100 Ribu, Kapan?



Kartu perdana telepon seluler seperti SIM card, Micro SIM card, atau Nano SIM Card yang biasa ditemui di pasaran dengan harga terendah Rp 2.000--bahkan ada yang gratis, tak lama lagi bakal melambung jadi Rp 100 ribu.

Wacana untuk mengatrol harga kartu perdana ini sedang digodok oleh Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) demi menekan tingkat churn rate alias nomor hangus tak jadi pelanggan aktif.

Tercatat, setiap bulannya ada 20% nomor telepon yang churn rate di industri. Tren ini sejatinya telah berlangsung lama sejak fenomena calling card seiring penawaran operator yang menggoda untuk berpindah layanan setiap ada program promo terbaru.

Selain itu, harga SIM card mau dibikin kembali mahal seperti di era 2000-an awal karena BRTI ingin menekan trafik sambungan langsung internasional (SLI) yang dinilai ilegal melalui akses voice over internet protocol (VoIP).

Berdasarkan catatan maraknya trafik SLI ilegal menyebabkan munculnya potensi pendapatan industri telekomunikasi Rp 770,8 miliar hilang dan potensi pemasukan Rp 206,19 miliar tak diterima negara. 

Praktik memanipulasi trafik terminasi biasanya dilakukan dengan mengubah panggilan dari luar negeri yang berasal dari VoiP dengan membuatnya seolah-olah panggilan lokal ke sesama pelanggan dari satu operator.

Alat yang digunakan adalah Sim Box yang dijual di Singapura sekitar Rp 7,5 juta. Beberapa tahun lalu pernah terungkap satu mesin diisi 30 nomer fixed wireless access (FWA) untuk mengubah percakapan seolah-olah panggilan lokal.

Masih Wacana

Menurut Kepala Pusat Informasi dan Humas Kementerian Kominfo, Gatot S Dewa Broto, usulan BRTI untuk menaikkan harga SIM Card ini ada di dalam draf revisi Rancangan Peraturan Menteri (RPM) tentang Registrasi Pelanggan Jasa Telekomunikasi No. 23 tahun 2005.

"RPM ini belum diuji publik dan masih dalam tahap proses. Belum tahu kapan dilaksanakan karena masih dikaji di internal Kominfo. Kalau surat dari BRTI sudah dikirimkan cukup lama," ungkapnya saat dikonfirmasidetikINET, Selasa (3/7/2013).

Yang menjadi alasan harga SIM card naik jadi Rp 100 ribu tak lain karena selama ini harga kartu perdana dijual terlalu murah. "Sehingga kadang orang ada yang mudah saling ganggu dan habis itu dibuang. Akibatnya, penomoran yang harusnya sumber daya terbatas jadi boros di operator," jelasnya lebih lanjut.

Selain itu, harga kartu perdana yang murah diiringi bonus jor-joran dari operator, membuat SIM card sering kali dijadikan alat untuk promosi dan cenderung mengarah spamming. Misalnya, SMS tentang penawaran kredit tanpa agunan (KTA) yang sering tak diinginkan di inbox ponsel pelanggan.

Gatot mengakui bahwa kebijakan ini sangat sensitif. Itu sebabnya, pemerintah harus berhati-hati dengan kenaikan angka tersebut dan harus mempertimbangkan nilai keekonomiannya--meskipun dalam draft aturan ini, BRTI dalam fungsi pengawasan dan pengendalian juga dapat menetapkan harga minimal yang lebih tinggi mempertimbangkan situasi yang berkembang.

"Pasal 6 draft revisi RPM tersebut menyebutkan kartu perdana wajib dijual dengan harga minimal Rp 100 ribu. Ini belum termasuk nilai deposit prabayarnya," jelasnya.

Selanjutnya, setiap penyelenggara telekomunikasi juga dilarang menjual lebih dari lima kartu perdana untuk satu calon pengguna. Nomor yang tidak aktif selama dua bulan terus-menerus wajib segera di nonaktifkan dan didaur-ulang.

Ketentuan lain dalam draft aturan tersebut adalah nomor daur ulang yang akan dijual kembali wajib dicatathistory-nya dan dipastikan tidak ada kewajiban yang beralih kepada pengguna berikutnya.

"Langkah semacam itu bisa saja diterapkan karena alokasi nomor yang diberikan pemerintah kepada operator justru tidak digunakan secara efisien. Pengetatan registrasi juga diharapkan dapat menekan penyalahgunaan jasa telekomunikasi," pungkasnya.

Sumber: http://inet.detik.com/read/2013/07/03/100218/2291065/328/harga-sim-card-bakal-melonjak-rp-100-ribu-kapan

Mau liat koleksi boneka lucu atau boneka lumba lumba lucu
klik aja
http://RajaBoneka.com

SIM Card Naik Jadi Rp 100 Ribu, Apa Kata Operator?




Usulan menaikkan harga SIM card untuk kartu perdana ponsel menjadi Rp 100 ribu disambut dingin oleh operator meskipun tak dipungkiri ada puluhan juta nomor yang hangus (churn rate) setiap tahunnya dan menyebabkan kerugian hingga triliunan rupiah.

Menurut Ketua Umum Asosiasi Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI) yang juga Direktur Utama Telkomsel, Alex Janangkih Sinaga, kebijakan ini bisa membuat industri telekomunikasi langsung kolaps jika dipaksakan.

"Kebijakan ini kurang bijak untuk diimplementasikan, bisa mendistorsi industri. Tidak semua kebijakan bisa dijalankan, harus dihitung dulu baik-buruknya. Kebijakan semacam ini harus bertahap dan perlu sosialisasi," ujarnya saat ditemui detikINET belum lama ini.

Menurutnya, pemerintah dan industri juga harus mempertimbangkan karakter masyarakat Indonesia dalam berlangganan telekomunikasi. Sebab, tidak semua orang mampu beli SIM Card mahal.

Selain itu, lanjut Alex, jika kebijakan ini bermaksud untuk memperketat registrasi prabayar, langkah ini kurang cocok diterapkan di Indonesia. Pasalnya, pengguna prabayar jauh mendominasi pascabayar.

"Di Telkomsel saja cuma 2,5 juta yang berlangganan postpaid Kartu Halo, itu yang benar-benar terdata dengan baik. Sisanya, 98% dari 125 juta pelanggan menggunakan prepaid," katanya.

Lebih lanjut dikatakan, SIM card murah telah menjadi alat kompetisi operator untuk bersaing memperebutkan pelanggan baru. Kata dia, untuk mendapatkan satu pelanggan saja, Telkomsel harus menjual delapan kartu perdana terlebih dulu.

"Dengan net addition 17 juta pelanggan tahun lalu, bisa dihitung berapa kartu perdana Telkomsel yang kita sebar setiap tahunnya untuk dapat pelanggan baru," tukasnya. 

Kerugian

Presiden Director & CEO XL Axiata Hasnul Suhaimi mengatakan, Indonesia memiliki tingkat churn ratelumayan tinggi setiap bulan yakni di angka 20%. Padahal, di luar negeri churn rate tertinggi hanya 18% setiap tahun.

"Ada 50 juta SIM Card terbuang percuma setiap tahunnya. Itu artinya kita buang duit sekitar Rp 3 triliun setiap tahun atau Rp 250 miliar per bulan. Ini kerugian karena buang-buang energi demi kompetisi yang tak sehat," jelasnya.

Menurutnya, kondisi ini juga tak menggembirakan para distributor karena terus dibebani oleh operator dengan target mencari pelanggan aktif. "Tak ada yang gembira dengan kondisi sekarang, bahkan produsen SIM Card sekalipun karena dipaksa memberikan harga murah," katanya.


Mau beli boneka lucu ? atau boneka panda ?
Langsung  aja ke
http://RajaBoneka.com